Cara Mengatasi Keputihan Wanita

Cara Mengatasi Keputihan Wanita Secara Alami

Latest Post

Penyebab Keputihan dan Cara Mengatasi Keputihan

Faktor vagina yang kurang bersih adalah salah satu penyebab keputihan, daerah organ intim yang kurang dijaga kebersihannya menjadi penyebab keputihan wanita yang berlebihan. Hal ini menyebabkan kelembaban vagina mengalami peningkatan dan hal ini membuat penyebab infeksi berupa bakteri patogen akan sangat mudah untuk menyebar yang menyebabkan keputihan. Herbal yang berkhasiat Mengatasi keputihan sangat dianjurkan digunakan pada wanita dan merawat organ intim.

Pada situasi tertentu dimana keputihan yang diderita sudah diobati berkali-kali tapi tidak juga bisa disembuhkan maka kemungkinannya adalah ada penyebab lain. Dalam kondisi ini penderita sebaiknya ke dokter untuk memeriksakan diri.
 
Berikut penyebab keputihan yang dirangkum dari berbagai sumber :
  • Dengan memperhatikan cairan yang keluar, bisa diketahui penyebab keputihan
  • Dikarenakan Infeksi Gonore, yaitu keputihan menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
  • Karena Parasit Trichomonas Vaginalis, yaitu menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.
  • Keputihan pada wanita yang disertai dengan bau tidak seda dapat disebabkan oleh kanker.
  • Kelelahan yang berlebihan
Penyebab Keputihan Akibat Tumor atau Kanker Kandungan
Gejala dari munculnya tumor atau kanker di kandungan adalah munculnya cairan yang menyerupai keputihan. Biasanya keputihan disertai bercak darah dan berbau busuk.
Jika gejala keputihan tersebut disertai dengan rasa tidak nyaman di perut bagian bawah, terjadi gangguan siklus haid, sering demam, dan badan bertambah kurus, pucat, serta lesu, lemas dan tidak bugar, maka kemungkinan telah terjadi pertumbuhan abnormal di dalam organ kandungan.
Apapun penyebabnya keputihan itu haruslah diobati, apalagi jika keputihan tersebut adalah bagian dari tanda adanya tumor yang sedang berkembang di dalam tubuh.
Keputihan yang disertai darah bisa juga muncul akibat polyp di organ kandungan, di rahim atau di leher rahim. Biasanya darah keluar sehabis berhubungan seks.

Penyebab Keputihan Dikarenakan Usia Lanjut
Keputihan juga biasa muncul pada wanita usia lanjut, bahkan terkadang cairan keputihan keluar disertai darah. Hal ini disebabkan karena lapisan vagina yang menipis seiring bertambahnya usia.
Hal yang sama bisa juga terjadi pada wanita remaja yang belum pubertas, pada wanita pengidap kencing manis, dan mereka-mereka yang sudah memasuki fase menopause. Lapisan selaput lendir vagina pada kelompok wanita tersebut tipis dan mengisut.

Penyebab Keputihan Karena Ada Benda Asing di Vagina
Benda asing seperti sisa pembalut, kapas atau mungkin kondom adalah benda-benda asing yang bisa tertinggal di dalam vagina dan menyebabkan terjadinya keputihan.

Penyebab Keputihan dikarenakan Terlalu Sering dibersihkan dengan Antiseptik
Terlalu sering membersihkan vagina dengan bahan antiseptik adalah tidak baik juga, kebiasaan ini sesungguhnya tidak menyehatkan dan mengganggu ekosistem  pada vagina.
Kuman-kuman yang bermukim di saluran vagina yang hidup damai dan bersifat baik bagi tubuh akan ikut terbunuh oleh antiseptik tersebut. Padahal kuman-kuman itu ikut membantu membentuk suasana asam di sekitar vagina. Dimana vagina bersifat asam berguna untuk mengusir bibit penyakit.
Vagina yang kehilangan kondisi keasamannya berpotensi menjadi lahan tempat berkembangnya segala maam bakteri dan kuman yang berbahaya dan pada akhirnya menjadi penyebab keputihan.

Penyebab Keputihan dikarenakan Parasit Trichomonas Vaginalis
Terjadi dan ditularkan melalui hubungan seks, bibir kloset atau oleh perlengkapan mandi. Memiliki ciri, cairan yang keluar sangat kental, memiliki warna kuning atau hijau, berbuih dan berbau anyer. Keputihan akibat parasit ini tidak menimbulkan gatal, tapi jika ditekan vagina akan terasa sakit

Penyebab Keputihan karena Bakteri Gardnella
Keputihan akibat infeksi bakteri ini memiliki ciri berwarna keabuan, sedikit encer, memiliki bau ami dan berbuih. Keputihan jenis ini dapat menimbulkan rasa gatal yang sangat menggangu.
Keputihan pada wanita lebih disebabkan karena masalah jamur, bukan karena mengkonsumsi buah nanas, ketimun dan lain sebagainya. Wanita beresiko terserang keputihan ketika tubuh sedang dalam keadaan kurang istirahat, diet yang tidak sehat, maupun penyakit. Sedangkan keputihan pada wanita akibat infeksi, apabila terdapat bakteri berbahaya yang bersarang pada kewanitaan seperti chlamdyia, jamur seperti candida sp dan parasit seperti trichomonas vaginalis.

Baca Juga : Cara Memuaskan Suami

Apakah yang dimaksud dengan keputihan dan cara mengatasi keputihan
Seperti dilansir dari id.wikipedia.org, istilah keputihan acap kali digunakan sebagai referensi umum untuk sekresi vaginal, baik yang normal maupun abnormal. Karena tidak ada istilah lain dalam bahasa Indonesia yang umum dipakai untuk sekresi vaginal. Hal ini menimbulkan kerancuan di masyarakat. Sebenarnya Vagina telah memiliki Keseimbangan Keasaman Vagina dan Bakteri. 

cara mengatasi keputihan
Membasuh Vagina akan menyebabkan keseimbangan terganggu dan membunuh/membuang Bakteri Baik, apalagi jika menggunakan sabun atau cairan antiseptic ataupun Cairan/Ramuan Herbal. Hal ini dapat menimbulkan Keputihan, karena Bakteri Baiknya telah mati dan tidak lagi memiki pertahanan yang cukup terhadap infeksi. Vaginal Douche atau Pencucian Vagina baik menggunakan Cairan Kalium Permanganat yang murah ataupun Cairan Antiseptic juga dapat menimbulkan Keputihan.

Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. 

Keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Keputihan merupakan salah satu hal yang sangat mengganggu bagi para wanita. Jika telah memiliki pasangan, kemungkinan penyakit ini juga mengganggu suami Anda. Apa sajakah faktor yang menyebabkan keputihan ini muncul di daerah sensitif Anda? Silahkan simak uraian berikut ini.

Mikroba Penyebab Keputihan
Bakteri normal yang berlebihan pada vagina; Disebut pula faktor vaginitis, yaitu pertumbuhan bakteri normal yang berlebihan pada vagina. Dengan gejala, cairan vagina encer, berwarna kuning kehiajuan, berbusa da berbau busuk, vulva agak bengkak, kemerhan, gatal dan merasa tidak nyaman, serta nyeri saat berhubungan seksual atau saat kencing.

Jamur Candida Albican; Gejalanya adalah keputihan berwarna putih susu, bergumpal seperti susu basi, disertai rasa gatal dan kemerahan pada kelamin dan disekitarnya. Pada keadan normal, jamur ini terdapat di kulit maupun dalam liang kemaluan wanita. Namun, pada keadaan tertentu, jamur ini meluas sehingga menimbulkan keputihan.

Bakter / parasit Trichomoniasis Vaginalis; Gejalanya keputihan berwarna kuning atau kehijauan, berbau dan berbusa, kecokelatan seperti susu ovaltin. Biasanya, disertai dengan gejala gatal di bagian labia mayora (bibir kemaluan), nyeri saat kencing, dan terkadang sakit pinggang.

Penyebab Keputihan Lainnya
Keputihan Tumor atau Kanker Kandungan
Gejala dari munculnya tumor atau kanker di kandungan adalah munculnya cairan yang menyerupai keputihan. Biasanya keputihan disertai bercak darah dan berbau busuk. Jika gejala keputihan tersebut disertai dengan rasa tidak nyaman di perut bagian bawah, terjadi gangguan siklus haid, sering demam, dan badan bertambah kurus, pucat, serta lesu, lemas dan tidak bugar, maka kemungkinan telah terjadi pertumbuhan abnormal di dalam organ kandungan. 

Apapun penyebabnya keputihan harus diobati, apalagi jika keputihan tersebut adalah bagian dari tanda adanya tumor yang sedang berkembang di dalam tubuh.
Keputihan yang disertai darah bisa juga muncul akibat polyp di organ kandungan, kemungkinan di rahim atau di leher rahim. Biasanya darah keluar sehabis berhubungan seks atau setelah melakukan penyemprotan vagina (douching). 

 Keputihan Karena Usia Lanjut
 Keputihan juga biasa muncul pada wanita usia lanjut, bahkan terkadang cairan keputihan keluar disertai darah. Hal ini disebabkan karena lapisan vagina yang menipis seiring bertambahnya usia. Hal yang sama bisa terjadi pada wanita yang belum pubertas, pada wanita pengidap kencing manis, dan mereka-mereka yang sudah memasuki fase menopause. Lapisan selaput lendir vagina pada kelompok wanita tersebut tipis dan mengisut.

 Keputihan Akibat Benda Asing di Vagina
Vagina bagaikan lorong terbuka yang memungkinkan masuknya benda asing ke dalam tubuh. Sisa pembalut, kapas atau mungkin kondom adalah benda-benda asing yang bisa tertinggal di dalam vagina dan menyebabkan terjadinya keputihan. Pada anak perempuan mungkin bisa kemasukan biji kacang, kancing, peniti yang setelah lama tertanam di dalam vagina akan membusuk dan menyebabkan keputihan.

Keputihan Akibat Sering Dibersihkan
Para wanita sering melakukan kebiasaan yang sebetulnya tidak sehat dalam memperlakukan vagina. Terlalu sering membersihkan vagina dengan bahan antisepsis sesungguhnya tidak menyehatkan. Kuman-kuman yang bermukim di saluran vagina yang hidup damai dan bersifat baik bagi tubuh akan ikut terbunuh oleh antisepsis tersebut. Padahal kuman-kuman itu ikut membantu membentuk suasana asam di sekitar vagina. Vagina bersifat asam untuk mengusir bibit penyakit.

Keputihan Kencing Nanah
Bila ada riwayat kontak seksual dengan pria yang memiliki penyakit seksual maka keputihan bisa berarti kencing nanah atau gonore. Jika keputihan tidak sembuh-sembuh padahal sudah lama diobati maka ada kemungkinan penyebab keputihan yang diderita adalah akibat tertular penyakit ini. Sama-sama mengeluarkan cairan putih tapi berbeda penyebab dan isinya dan jika diperiksa di laboratorium akan terlihat kuman-kuman kencing nanah di keputihannya.

Keputihan Akibat Penyakit Menular Seksual
Tidak mudah membedakan keputihan biasa dengan keputihan akibat penyakit kelamin. Ada dua jenis Penyakit Kelamin Seksual (PMS) yang menyerupai keputihan yaitu kencing nanah (gonore) dan chlamydia. Lendir keputihan akibat chlamydia terlihat lebih bening sehingga biasa dianggap keputihan normal.

Semua wanita yang punya riwayat hubungan seksual dengan pasangan yang mengidap penyakit kelamin akan menampakkan gejala keputihan dalam hitungan hari sampai minggu. Bentuk lendir keputihan mirip susu jika disebabkan kuman kencing nanah dan bening encer jika disebabkan chlamydia. Keduanya hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan laboratorium.

Secara umum, keputihan dapat disebabkan oleh hal-hal berikut ini (sumber:wikipedia):
1.       Ketidakseimbangan hormon
2.       Gejala suatu penyakit tertentu
3.       Rusaknya keseimbangan biologis dan keasaman (ph) lingkungan vagina.
4.       Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar
5.       Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis (bukan katun), sehingga berkeringat dan memudahkan timbulnya jamur
6.       Sering menggunakan WC Umum yg kotor
7.       Tidak mengganti panty liner
8.       Membilas vagina dari arah yang salah, yaitu dari arah anus ke arah depan vagina
9.       Sering bertukar celana dalam/handuk dengan orang lain
10.   Kurang menjaga kebersihan vagina
11.   Stress
12.   Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang)

Sedangkan dengan memperhatikan cairan yang keluar, kadang-kadang dapat diketahui penyebab keputihan.

Keputihan akibat jamur Candida albicans, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna putih seperti susu,cairan kental,  bau tak sedap dan sangat gatal, terkadang dapat menimbulkan radang pada vagina sehingga kelihatan kemerahan.

Keputihan akibat bakteri Vaginosis atau Gardnerella, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna abu-abu, tidak terlalu kental,  cairan berbuih, mengeluarkan bau yang amis, dan gatal yang mengganggu.

Keputihan akibat parasit Trichomonas vaginalis, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna kehijauan atau kuning,  cairan berbuih dan bau amis, tidak menimbulkan gatal, tetapi saat ditekan, vagina akan terasa sakit. keputihan ini dapat ditularkan melalu hubungan seks yang tidak sehat, perlengkapan kamar mandi atau kloset.

Keputihan akibat virus, Keputihan jenis ini dapat diakibatkan oleh virus, HIV, Herpes atau Candyloma. keputihan yang diakibatkan oleh jenis ini dapat memicu kanker rahim, pada keputihan herpes biasanya disertai tanda-tanda herpes seperti luka yang melepuh, sedangkan pada keputihan candyloma disertai tanda-tanda candyloma berupa kutil-kutil yang tumbuh di vagina atau rahim. Penyakit herpes atau candyloma terkadang tidak terdeteksi secara dini, karena umumnya tanda-tandanya tidak mudah terlihat, karena muncul di dalam vagina.

Itulah hal-hal yang dapat menjadi penyebab keputihan.
Dengan mengetahui faktor tersebut, semoga Anda bisa lebih menjaga dan merawat organ intim Anda sebaik-baiknya.

Apakah Anda terlanjur terkena penyakit keputihan dan sedang mencari cara mengobati keputihan secara alami?? Jika ya, informasi berikut ini mungkin bermanfaat untuk Anda. Silahkan disimak, tumbuhan dan tanaman yang dapat mengatasi/mengobati keputihan.

Contoh Resep Tradisional Mengatasi & Mengobati Keputihan
·         Mengatasi Keputihan Dengan Daun Sirih
10-15 lembar daun sirih + 30 gram daun jambu biji, dicuci bersihlalu direbus dengan 2 liter air hingga tersisa 1 liter, disaring, hangat-hangat kuku digunakan untuk mencuci vagina. Lakukan secara teratur.

·          Mengatasi Keputihan Dengan Yogurt
Yoghurt mengandung bakteri baik yang dapat membantu melawan jamur. Pastikan mengonsumsi yoghurt polos tanpa pemanis. Pasalnya jika Anda mengonsumsi yoghurt dengan ditambah pemanis seperti gula, hanya akan menyebabkan infeksi Anda semkin parah.

Anda dapat mengkonsumsi yogurt tersebut atau menggosok/mengoleskan sekitar satu sendok makan yogurt di sekitar daerah yang terkena untuk mengurangi iritasi dan mengembalikan keseimbangannya. Untuk infeksi jamur vagina, Anda juga bisa mencelupkan dan rendam kain kasa dalam yogurt dan kemudian oleskan pada vagina Anda

·          Mengobati Keputihan Dengan Bawang Putih
Bawang putih adalah salah satu pengobatan rumahan yang paling efektif dan mudah untuk mengatasi infeksi jamur. Bawang putih memiliki sifat antijamur yang dikenal dapat memberikan bantuan yang cepat untuk mengatasi infeksi jamur.

Anda dapat menambahkannya ke dalam makanan Anda atau memakan bawang putih secara langsung. Dalam kasus infeksi jamur vagina, Anda juga dapat mengolesi bawang yang sudah ditumbuk ke bagian vagina yang gatal.

·         Mengobati Keputihan Dengan Cuka Sari Apel
Cuka sari apel juga dapat membantu meringankan infeksi jamur. Cuka ini dapat digunakan untuk membilas bagian tubuh Anda yang terkena infeksi. Ini dapat membantu mengembalikan keasaman normal dalam vagina. Tapi satu hal yang harus diingat bahwa cuka sari apel juga dapat membakar kulit, jadi ingatlah untuk mencairkan atau mencampurkannya dalam air sebelum Anda menggunakannya.

·         Mengatasi Keputihan Dengan Baking Soda
Baking soda telah dikenal untuk menyeimbangkan tingkat pH dalam tubuh. Untuk meringankan gatal dari infeksi jamur, tambahkan kira-kira setengah cangkir baking soda ke dalam air dengan suhu sedang di bak mandi dan Anda dapat berendam selama 20 menit setiap hari sampai gatal hilang. Ingatlah untuk segera mengeringkan daerah kewanitaan Anda dengan benar setelah Anda selesai berendam.

·         Mengatasi Keputihan Dengan Kunyit (Pemakaian Dalam)
 20 gram kunyit (dipotong-potong)+ 10 gram sambiloto kering + 15 gram kulit delima kering, dicuci bersih semuanya, lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (dapat ditambahkan gula aren atau madu). Lakukan secara teratur.

Menghindari & Mengatasi Keputihan
Sangatlah bijaksana untuk sedia payung sebelum hujan. Begitu pula dengan penyakit keputihan ini. Sebelum Anda diserang oleh penyakit di alat vital yang sangat mengganggu tersebut, ada baiknya Anda biasakan untuk melakukan beberapa hal simpel berikut ini, untuk mencegah datangnya keputihan.

 Mengkonsumsi Bawang Putih
Bawang putih, pasti semua orang mengenalnya, karena memang bawang putih sering dijadikan bahan penyedap untuk masakan. Tapi bawang putih juga sangat baik untuk kesehatan dan mengatasi keputihan karena memiliki sifat anti bakteri, anti kulat serta anti virus. Dengan meningkatkan konsumsi bawang putih maka bisa membantu para wanita untuk mengatasi keputihan.

Mencuci Organ Intim Dengan Air Rebusan Sirih
Cara Mengatasi Keputihan dengan menggunakan daun sirih memang sudah terkenal sejak dari dulu. Daun sirih sendiri memiliki kandungan anti bakteri serta anti jamur yang bisa mencegah infeksi akibat cairan keputihan. Cara Mengobati Keputihan dengan daun sirih sendiri sangat mudah, siapkan 10 lembar daun sirih dan rebus sampai mendidih. Gunakan air rebusan tersebut untuk mencuci organ kewanitaan setelah buang air kecil atau bisa juga digunakan untuk membersihkan saja.

Khasiat Kunyit Putih Untuk Keputihan
Jika Anda menderita keputihan dan terjadi terus menerus karena gaya hidup tidak sehat, Anda harus mewaspadainya, karena dapat menyebabkan kanker mulut rahim. Untuk mengatasi masalah keputihan dan bau tidak sedap ini, Anda bisa mengatasinya dengan Kunyit putih atau curcuma mangga, silahkan cek juga khasiat propolis untuk keputihan. 

Menurut Herbalis dari Natura Health Center, Nin Miryanti, kunyit putih sangat efektif mengatasi masalah organ kewanitaan karena kunyit putih mengandung zat kurkumin yang berfungsi sebagai anti oksidan mencengah timbulnya bakteri dan jamur. Selain itu zat kurkumin juga memiliki fungsi sebagai anti infamasi yaitu zat yang mampu mengobati radang pada vagina jika terjadi keputihan.

Selain mengatasi masalah keputihan dan bau tak sedap, Nin menambahkan kunyit putih juga berkhasiat untuk membersihkan kandungan setelah melahirkan, menyembuhkan peradangan di sekitar vagina yang diakibatkan oleh kista atau jamur, kembali menguatkan otot vagina pasca melahirkan dan mengembalikan hasrat bercinta, serta mengurangi nyeri saat haid.

Resep Kunyit Untuk Mengobati Keputihan Secara Alami
        Obat Luar
Kunyit diiris tipis-tips dan rebus sampai mendidih. Diamkan sampai hangat. Air kunyit tadi dipakai untuk membersihkan vagina. Lakukan pagi dan sore sampai keputihan benar-benar sembuh.
10 lembar daun sirih, 1 jari temulawak dan 1 ruas kunyit. Semua bahan dicuci dan dipotong kecil-kecil, lalu direbus dalam 1 liter air selama 15 menit. Ketika masih hangat, gunakan untuk mencuci vagina. Agar hasilnya maksimal, lakukan secara rutin 2 kali sehari.

        Obat Dalam/Diminum
Kunyit juga bisa dipakai untuk obat dalam, seperti tiga resep berikut ini:
Kunyit 20 gram (dipotong-potong), 10 gram sambiloto kering, 15 gram kulit delima kering dicuci, kemudian direbus sampai airnya tersisa 300 cc. Saringlah air kunyit tersebut dan minum dua kali sehari. Jika tidak suka dengan rasanya, Anda bisa menambahkan gula aren dan madu. Minumlah secara teratur.

Bahan : 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 buah asam, 1 potong gula kelapa/aren, 1 liter air. Cuci bersih semua bahan. Kunyit dipotong kecil-kecil, rebus dan tambahkan gula kelapa/aren dan biarkan sampai mendidih. Setelah dingin saring dan minum 1 gelas sehari, lakukan 10 hari berturut-turut.
1 ruas jari kunyit yang sudah tua, air asam dan gula jawa. Kunyit dikupas, lalu diparut. Tuangkan air asam dan larutan gula jawa secukupnya dan aduk sampai merata. Peras dengan sepotong kain yang bersih. Air perasannya diminum 2 kali sehari dengan dosis 11/4 gelas sekali minum.

Itulah beberapa resep dan khasiat kunyit putih untuk keputihan, semoga bisa membantu Anda semua yang mencari cara mengatasi keputihan.

Bagaimana Cara Mengatasi, Menghilangkan, dan Mengobati Keputihan Yang Berlebihan Pada Wanita?
Pertanyaan selanjutnya yang muncul dibenak para wanita yang mengalami keputihan. Anda pasti merasakan bahwa keputihan memang sangat menjengkelkan, pasangan Anda juga pastinya berpikiran sama. Terlebih lagi jika keputihan yang Anda alami itu  berlebih hingga berbau.

Adakah bahan alam yang dapat digunakan untuk mengobati dan mengatasi keputihan?
Tuhan pasti menciptakan obat untuk setiap penyakit, berikut ini adalah tanaman, dan bahan alamiah, serta bahan yang sering Anda temui, yang dapat Anda gunakan sebagai obat keputihan: daun sirih, sambiloto, kunyit, kulit delima, rumput mutiara, tumbuhan leunca, bunga jengger ayam, yogurt, bawang putih, cuka sari apel, serta baking soda. Untuk pemakaian dan resep dari bahan tersebut, dapat Anda lihat di artikel ini.
Apabila keputihan yang Anda alami disertai radang, berbau tidak sedap, dan berlebihan, ada baiknya Anda langsung memeriksakan diri ke dokter ahli kandungan dan segera diobati secara medis.

:: GEJALA KEPUTIHAN 1 ::
Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina.
Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.

Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya. Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah.

Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.

Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri.
Gadis muda kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
Parasit Trichomonas Vaginalis menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.

Mengatasi Keputihan dengan Khasiat Albothy

Anda sudah tau apa itu albothyl?
Albhotyl merupakan salah satu produk dari Pharos, obat luar yang berfungsi sebagai antiseptik. Obat antiseptik digunakan untuk mencegah infeksi, membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme (kuman). 

Albothyl juga termasuk hemostatik, artinya dapat digunakan untuk menghentikan pendarahan. Albothyl juga termasuk astringent untuk menciutkan luka. Albothyl mengandung policresulen Policresulen, zat yang memiliki efek selektif hanya pada jaringan yang rusak, dengan cara koagulasi (menggumpal) tanpa memberi pengaruh buruk pada jaringan sehat di sekitarnya. (sumber: vemale)

Berikut ini beberapa khasiat dari albothyl:
 Albothyl bisa digunakan ketika kita menderita sariawan dengan cara berkumur. Untuk hal ini Albothyl membunuh kuman penyebab sariawan dan bau mulut. Cara penggunaannya dengan meneteskan Albothyl ke dalam air untuk digunakan berkumur. Albothyl juga bisa dioleskan pada luka yang mengalami sariawan, tidak menimbulkan nyeri, luka segera cepat menutup dan sembuh.

 Albothyl juga bisa digunakan untuk menghentikan pendarahan ketika gigi dicabut, digunakan juga untuk luka pendarahan, pendarahan pada waktu pembedahan. Untuk luka yang disertai pendarahan, luka dibersihkan terlebih dahulu kemudian dioleskan Albothyl.

 Khusus untuk wanita, Albothyl bisa digunakan untuk membersihkan organ intim vagina. Untuk ini Albothyl diteteskan pada air untuk membersihkan vagina. Albothyl juga efektif untuk mengatasi infeksi pada vagina dan masalah keputihan. 

Menghilangkan gatal-gatal, bau, keputihan menghancurkan jaringan yang rusak dan menggantinya dengan jaringan baru. Selain dalam bentuk konsentrat atau larutan, Albothyl juga memiliki varian yaitu Albothyl Vaginal Suppositoria dan Albothyl Gel, yang jika dilihat sepintas dari namanya memang dikhususkan untuk digunakan untuk organ kewanitaan (vagina).

Keputihan pastinya membuat seorang wanita merasa tidak nyaman, risih, pakaian dalam terus terasa lembab, dan gatal. Keputihan harus segera diatasi dan diobati. 

Albothyl Concentrate merupakan produk obat luar untuk mengobati dan mengatasi keputihan pada organ intim wanita yang bekerja sebagai antiseptik dalam membunuh kuman dan mencegah bakteri serta infeksi pada organ intim wanita. Serta Abotil memiliki kandungan astrigent yang dapat membantu menutup luka terbuka pdaa organ intim akibat keputihan yang membandel.

Albothyl merupakan produk obat untuk pemakaian luar mengatasi keputihan dan dapat mengkoagulasi protein secara spesifik dalam jaringan yang sehat. Albothyl (abotil) yang dikemas dalam bentuk obat tetes yang tiap tetesnya mengandung 360 mg asam metacresolsulfonat dan metanal, dengan daya kerja mendorong kembali pertumbuhan bakteri baik Labtobacillus sp dan mengembalikan suasana asam vagina (pH) secara seimbang.

Cara Pemakaian Albhotyl Untuk Mengatasi Keputihan:
Larutkan 10-15 tetes Albothyl ke dalam gelas 200ml. Basuhkan larutan atau gunakan handuk kecil yang telah dibasahi larutan untuk membersihkan organ intim wanita, kemudian bilas dengan sisa cairan. Untuk infeksi dapat dilanjutkan dengan meneteskan Albothyl untuk keputihan pada cotton bud lalu oleskan pada daerah infeksi dan tekan selama ½ menit.

Itulah Khasiat Albothyl Untuk Keputihan yang dapat Admin paparkan kali ini, semoga bermanfaat bagi yang sedang mencari cara mengobati keputihan. Jika Anda ingin mengatasi keputihan dengan bahan alami, bisa dilihat post berikut ini: Khasiat Kunyit Putih Untuk Keputihan.

Mikroba Penyebab Khusus Keputihan
Berikut ini adalah beberapa mikroorganisme yang dapat menyebabkan keputihan berbau, gatal, dan berlebihan pada wanita:

Keputihan yang disebabkan oleh jamur, parasit, bakteri dan virus.
Jamur Monilia atau Candidas. Bercirikan memiliki warna putih seperti susu, cairannya sangat kentar, sangat berbau tidak seda dan menimbulkan rasa gatal pada sekitar daerah vagina. Hal ini dapat menyebabkan vagina mengalami radang dan kemerahan. Biasanya hal ini juga dipicu oleh adanya penyakit kencing manis, penggunaan pil KB, serta tubuh yang memiliki daya tahan rendah.

Parasit Trichomonas Vaginalis.
Terjadi dan ditularkan melalui hubungan seks, bibir kloset atau oleh perlengkapan mandi. Memiliki ciri, cairan yang keluar sangat kental, memiliki warna kuning atau hijau, berbuih dan berbau anyir. Keputihan akibat parasit tidak menimbulkan gatal, tapi jika ditekan vagina akan terasa sakit.

Bakteri Gardnella.
Keputihan akibat infeksi bakteri ini memiliki ciri berwarna keabuan, sedikit encer, memiliki bau ami dan berbuih. Keputihan jenis ini dapat menimbulkan rasa gatal yang sangat menggangu.

Virus.
Keputihan jenis ini timbul akibat penyakit kelamin, seerti HIV/AIDS, herpes dan conyloma. Timbulnya kutil-kutil yang banyak dan diikuti oleh cairan berbau menandakan adanya virus condyloma. Biasanya ibu hamil sering terjangkit oleh virus ini. VIrus yang dapat ditularkan oleh hubungan seks yaitu virus herpes. Cirinya adanya luka yang melepuh di sekitar lubang vagina, terasa panas dan menimbulkan rasa gatal.
Kanker mulut rahim yang sangat berbahaya bagi kaum wanita dapat di picu oleh keputihan yang disebabkan oleh keputihan akibat virus.

Mudah-mudahan dengan mengetahui apa penyebab keputihan berbau, gatal, dan berlebihan pada wanita, Anda dapat sesegera mungkin mengobati dan mengatasi keputihan yang terjadi pada organ intim Anda.

Banyak wanita yang kurang menghargai kebersihan alat reproduksi mereka. Sehingga munculah keputihan karena hal tersebut (lihat: penyebab keputihan). Semakin hari, semakin menanggung malu sebagai akibat keputihan yang dideritanya. 

Jika Anda adalah salah satu dari sekian banyak wanita yang mengalami keputihan maka ada baiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. 

Tanpa Anda sadarai, jika Anda membiarkan kondisi tersebut secara terus menerus maka akan berakibat fatal bagi kesehatan. banyak sekali akibat keputihan pada wanita yang harus kita ketahui sehingga mampu meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan daerah intim.
Akibat keputihan pada wanita biasanya membuat wanita menjadi tidak percaya diri dan malu dalam berhubungan dengan pasangannya. 

Keputihan yang tidak normal biasanya berbau tidak enak, berwarna kehijau-hijauan dan sangat gatal bahkan panas, biasanya efek keputihan seperti ini akan membuat si penderita merasa minder terlebih jika baunya sudah menyebar sampai keluar. 

Efek keputihan yang lebih mendalam adalah jika terjadinya infeksi–infeksi yang menjalar kebagian rahim dan lama kelamaan menjadi penyakit seperti kista, bahkan tumor dan kanker. Untuk itu jangan pernah menunda atau merasa malu jika anda mengalami hal yang sama. Segeralah berobat dan dengan begitu anda akan mendapatkan penanganan yang tepat dan baik.

Sudahkah Anda tahu, jika keputihan juga dapat mengakibatkan kemandulan dan kematian?? berikut ini adalah artikel yang kami kutip dari situs bidanku:

Keputihan Bisa Mengakibatkan Kematian dan Kemandulan
Masalah keputihan adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita. Tidak banyak wanita yang tahu apa itu keputihan dan terkadang menganggap enteng persoalan keputihan pada wanita ini.
Padahal keputihan tidak bisa dianggap enteng, karena akibat dari keputihan ini bisa sangat fatal bila lambat ditangani. Tidak hanya bisa mengakibatkan kemandulan dan hamil diluar kandungan, keputihan juga bisa merupakan gejala awal dari kanker leher rahim, yang bisa berujung pada kematian. 

Apa sebenarnya keputihan itu?
 Seperti apa ciri-cirinya? Dan bagaimana pencegahannya?

Menurut dr. Sugi Suhandi, spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Mitra Kemayoran Jakarta, keputihan (flour albus) adalah cairan yang berlebihan yang keluar dari vagina. Keputihan bisa bersifat fisiologis (dalam keadaan normal) namun bisa juga bersifat patologis (karena penyakit). Dan keputihan tidak mengenal batasan usia. Berapa pun usia seorang wanita, bisa terkena keputihan.

Keputihan fisiologis biasanya terjadi pada masa subur, juga sebelum dan sesudah menstruasi. “Kadang saat itu ada lendir yang berlebihan, itu normal. Dan biasanya tidak gatal dan tidak berbau,” jelas dr. Sugi. Sedangkan kalau keputihan patologis , adalah keputihan yang terjadi karena infeksi pada vagina, adanya benda asing dalam vagina atau karena keganasan. Infeksi bisa sebagai akibat dari bakteri, jamur atau protozoa. 

Ciri-ciri keputihan patologis , warnanya tidak seperti lendir. “Keputihan patologis biasanya, warnanya seperti kepala susu, atau hijau kekuning-kuningan, atau bahkan bercampur darah, kalau keputihannya sudah menjadi penyakit,” ujar dr. Sugi. Ketika keputihan sudah menjadi penyakit, wanita yang menderita keputihan patologis ini akan merasa gatal pada daerah vagina, dan lendir yang keluar berbau, sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Banyak hal sebenarnya yang membuat wanita rawan terkena keputihan patologis. Biasanya penyebab keputihan patologis ini karena kuman. “Di dalam vagina sebenarnya bukan tempat yang steril. Berbagai macam kuman ada di situ. 

Flora normal di dalam vagina membantu menjaga keasaman pH vagina, pada keadaan yang optimal. pH vagina seharusnya antara 3,5-5,5. flora normal ini bisa terganggu. Misalnya karena pemakaian antiseptik untuk daerah vagina bagian dalam. Ketidakseimbangan ini mengakibatkan tumbuhnya jamur dan kuman-kuman yang lain. 

Padahal adanya flora normal dibutuhkan untuk menekan tumbuhan yang lain itu untuk tidak tumbuh subur. Kalau keasaman dalam vagina berubah maka kuman-kuman lain dengan mudah akan tumbuh sehingga akibatnya bisa terjadi infeksi yang akhirnya menyebabkan keputihan, yang berbau, gatal, dan menimbulkan ketidaknyamanan,” papar dr. Sugi yang sore itu ditemui di RS Mitra Kemayoran.

Begitu seorang wanita melakukan hubungan suami isteri, maka wanita tersebut terbuka sekali terhadap kuman-kuman yang berasal dari luar. Karena itu keputihan pun bisa didapat dari kuman penyebab penyakit kelamin yang mungkin dibawa oleh pasangan wanita tersebut. “Jadi sebaiknya jangan gonta ganti pasangan. Atau lebih baik tidak melakukan hubungan sampai menikah. Karena biasanya pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan, dan hygienenya baik, jarang sekali kena keputihan patologis . 

Dan hati-hati, keputihan patologis juga bisa karena proses keganasan. Salah satu Tanda dari kanker leher rahim adalah, adanya keputihan yang berbau busuk bahkan berdarah,” papar dr. Sugi. “Pada wanita yang belum melakukan hubungan suami isteri, bisa juga terjadi keputihan. Namun penyebab keputihan bisa terjadi karena menggunakan celana dalam bersama, memakai handuk bersama, kurangnya menjaga kebersihan daerah vagina, lalu juga cara cebok yang salah,” tutur dr. Sugi.

Pemakaian sabun antiseptik yang sekarang banyak diiklankan, untuk daerah vagina, sebenarnya tidak masalah bila dipakai sebagai obat luar. Pembilasan vagina ( douchi ) dengan anti septik sebaiknya atas dasar indikasi bila terkena keputihan, sebaiknya ke dokter, daripada mengatasinya sendiri dengan obat-obatan antiseptik yang dimasukkan ke dalam vagina keputihan patologi harus diobati sesuai dengan penyebabnya,” ujar dr. Sugi.

Keputihan sebaiknya diobati sejak dini, begitu timbul gejala. Karena keputihan kalau sudah kronis dan berlangsung lama akan lebih susah diobati. Selain itu kalau keputihan yang dibiarkan bisa merembet ke rongga rahim kemudian kesaluran indung telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga panggul. 

Tidak jarang wanita yang menderita keputihan yang kronis (bertahun-tahun) bisa menjadi mandul bahkan bisa berakibat kematian. “Berakibat kematian karena bisa mengakibatkan terjadinya kehamilan di luar kandungan. Kehamilan di luar kandungan, terjadi pendarahan, mengakibatkan kematian pada ibu-ibu,” tegas dr. Sugi. 

Selain itu yang harus diwaspadai, keputihan adalah gejala awal dari kanker mulut rahim. Jadi jangan sampai terlambat untuk tahu apa yang menjadi penyebab keputihan. Yang pasti jangan anggap remeh keputihan. Supaya kamu tidak menyesal di belakang hari nanti, karena akibat yang ditimbulkan oleh penyakit keputihan ini.

Walaupun penyakit ini dinamakan keputihan namun warna cairannya tidak selalu berwarna putih polos. Warna ini sangat tergantung dari penyebab dan lamanya penyakit yang diderita. Bentuk cairan tersebut dapat berupa cairan seperti susu, cairan yang kental dan liat berwarna kekuningan, atau kadang-kadang sampai berupa gumpalan seperti keju yang menimbulkan rasa gatal. Jika terkena infeksi jamur, biasanya cairan akan menggumpal, berwarna kehijauan disertai dengan rasa gatal.

Pencegahan terhadap penyakit keputihan dapat dilakukan dengan berbagai cara yang pada intinya adalah selalu menbjaga kebersihan diri, termasuk di sekitar vagina. Namun tidak disarankan untuk membilas vagina dengan cairan-cairan yang dapat mengganggu keseimbangan pH vagina. Jika Anda tidak sedang menderita keputihan, sebaiknya membersihkan daerah vagina dan sekitarnya dengan air bersih saja. Jangan dengan sabun.

Cairan antiseptik pembilas vagina sebaiknya digunakan apabila perlu saja, yaitu ketika Anda merasakan mulai terjadi keputihan yang abnormal atau jika disarankan dokter. Hindari pakaian dalam yang ketat atau bahan yang tidak menyerap keringat, sebaiknya gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun dan biasakan ganti setiap hari. 

Hindari duduk pada toilet umum jika tidak sangat terpaksa. Keputihan dapat menular, antara lain melalui hubungan seksual, melalui perlengkapan mandi seperti handuk atau melalui bibir kloset.
Biasakan membasuh vagina dengan cara yang baik dan benar yaitu dengan gerakan dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Cucilah dengan air bersih setiap kali Anda buang air kecil dan pada saat mandi. Begitu pula penggantian sanitary napkins (pembalut wanita) pada waktunya selama masa menstruasi akan banyak menolong agar terjaga kebersihan alat kelamin.

Pengobatan yang dapat dilakukan untuk keputihan yang masih ringan adalah dengan menggunakan larutan antiseptik khusus pembilas vagina yang dapat Anda peroleh di apotek. Tanyalah dengan seksama kepada Apoteker Pengelola Apotek, yaitu apoteker penganggung jawab yang ada pada setiap apotek, bagaimana cara menggunakan cairan tersebut dengan benar dan apa efek samping yang harus diwaspadai selama menggunakan cairan antiseptik pembilas vagina tersebut.

Jika keputihan sudah berat dan tidak kunjung sembuh sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan memeriksa kuman apa yang menginfeksi vagina Anda dan akan meresepkan antibiotika atau anti jamur yang sesuai. Namun demikian, daripada menderita dan mengobati suatu penyakit lebih baik kita mencegahnya selama hal ini mungkin dilaksanakan.

Akibat Dari Keputihan Gatal dan Berbau Pada Wanita | Jika Anda adalah salah satu dari sekian banyak wanita yang mengalami keputihan maka ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. Tanpa disadari, setelah membiarkan kondisi tersebut secara terus menerus, maka akan berakibat fatal bagi kesehatan anda. 

Banyak sekali akibat keputihan pada wanita yang harus Anda ketahui sehingga mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan daerah intim. Akibat keputihan pada wanita yang paling parah adalah terjadinya kemandulan. Itu berarti wanita tersebut tidak bisa memiliki anak.
Selain itu, biasanya membuat wanita menjadi tidak percaya diri dan malu dalam berhubungan dengan pasangannya. 

Keputihan pada wanita yang tidak normal, biasanya berbau tidak enak, berwarna kehijau-hijauan dan sangat gatal bahkan panas, akan mengakibatkan si penderita merasa minder terlebih jika baunya sudah menyebar sampai keluar. Efek keputihan yang lebih mendalam adalah jika terjadinya infeksi–infeksi yang menjalar kebagian rahim dan lama kelamaan menjadi penyakit seperti Kista, bahkan tumor dan kanker. Untuk itu jangan pernah menunda atau merasa malu jika Anda mengalami hal yang sama. Segeralah obati keputihan Anda, dengan begitu Anda akan mendapatkan penanganan yang tepat dan baik.

Secara umum organ genital wanita akan mengeluarkan cairan 'pelumas' saat berhubungan intim. Namun, jika kewanitaan terlalu basah karena keputihan, sebaiknya suami istri menunda aktivitas bercinta. Sebab cairan yang keluar dari vagina belum tentu merupakan cairan yang sehat, apalagi jika beraroma tidak sedap dan berwarna. 

Cairan keputihan karena infeksi kerap disalahartikan sebagai cairan vagina yang normal. Padahal, keduanya memiliki ciri yang berbeda dan menandakan kondisi kesehatan yang berbeda pula.

Dalam kondisi normal, cairan vagina biasanya keluar dalam jumlah terbatas, tidak berwarna, dan tidak berbau. Namun jika cairan yang keluar dari vagina berubah menjadi berwarna dan berbau, wanita harus berhati-hati. Bisa jadi itu merupakan keputihan yang merupakan pertanda bahwa ada bakteri, jamur, atau virus yang menjangkiti vagina. Lantas apa akibatnya bila pasangan tetap bercinta padahal sang istri sedang mengalami keputihan?

Menurut dr Hari, Divisi Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr Soetomo, Surabaya, saat wanita sedang mengalami keputihan, suami istri sebaiknya tidak melakukan hubungan seksual terlebih dahulu. Sebab tetap bercinta saat wanita sedang mengalami keputihan bisa mengakibatkan semakin parahnya keputihan.
"Sebaiknya dihindari dahulu, kontrol ke dokter untuk tahu keputihan itu penyebabnya apa dan dilakukan pengobatan," jelas dr Hari.

Cairan vagina yang tidak sehat bercirikan cairan yang lebih kental dari biasanya dan bertekstur seperti 'susu pecah'. Terkadang berwarna kekuningan atau kehijauan. Hal itu biasanya disertai dengan gatal-gatal dan iritasi pada kemaluan luar. Terkadang juga disertai dengan nyeri pada saat kencing dan berhubungan intim.
Senada dengan dr Hari, dr Irfan mengungkapkan hal serupa. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan itu menuturkan bahwa tetap berhubungan intim saat wanita sedang mengalami keputihan bisa mengakibatkan berkurangnya kualitas bercinta. Suami bisa merasa kurang puas, sedangkan istri merasa malu karena kondisi kewanitaannya yang becek.

"Pengaruh terhadap hubungan suami istri, pada suami pastinya mood seksual dan kepuasannya berubah," ungkap dr Hari.

Untuk itu, bila mengalami keputihan sebaiknya wanita memeriksakan diri ke dokter. Pada masa pengobatan yang berlangsung selama satu minggu itu, wanita yang telah bersuami sebaiknya tidak melakukan aktivitas bercinta. Sebab pada periode pengobatan, aktivitas bercinta akan mengganggu efektivitas obat.

Tetap bercinta saat istri sedang mengalami keputihan juga bisa menyebabkan ikut tertularnya bakteri berbahaya pada suami. Misalnya tertularnya bakteri tricomonas atau gonorrhoea yang mengakibatkan uretal discharge, yaitu infeksi cairan kencing. Sangat penting bagi wanita untuk menjaga daerah genitalnya dengan baik. Caranya ialah dengan menghindari pemakaian obat-obatan antibiotik tanpa resep dokter, menghindari menggunakan celana ketat, menggunakan celana dalam sebaiknya berbahan katun, dan melakukan hubungan seks dengan satu pasangan saja. (SUMBER: HEALTH.DETIK.COM)

Itulah beberapa akibat dari keputihan gatal dan berbau pada wanita, sangat merugikan bagi pihak istri maupun suami. Oleh karena itu, sebaiknya mencegah keputihan sedini mungkin.

Bentuk dan Bahaya Keputihan Pada Wanita – Setiap bulan wanita mengalami menstruasi. Namun sebelum atau sesudahnya biasanya disertai dengan keputihan. Dari cairan yang keluar dari vagina itu bisa memberitahukan ke Anda apakah itu normal atau tidak. Mengenai bahaya dari keputihan, bisa Anda lihat lebih jauh di postingan berikut ini: Bahaya Keputihan

Dikutip dari situs kesehatan health.liputan6.com, berikut ini adalah jenis, bentuk, dan warna keputihan yang sering dialami wanita:

·         Keputihan Bening
Mukosa elastis menyerupai putih telur yang mentah ini sebenarnya normal. Cairan seperti ini akan terlihat di awal siklus Anda sampai ovulasi. Ini lengket dan membantu menarik sperma ke dalam rahim Anda.

·         Keputihan seperti Putih susu
Sekali lagi, jenis cairan ini benar-benar sehat. Dari tengah hingga ke akhir siklus bulanan, cairan menjadi seperti krim, sebagai akibat dari pelepasan progesteron.

Kualitas yang tebal bisa menghalangi leher rahim Anda menjebak sperma di dalam. Jika Anda minum pil, cairan Anda bakal berbentuk krim sepanjang waktu.

·         Keputihan Seperti keju cottage
Cairan putih yang berbentuk gumpalan bisa menunjukkan ada infeksi jamur. Karena jamur suka dengan yang hangat-hangat, gelap, lingkungan yang lembab, dan apapun yang membuat zona V Anda berkeringat.
Jika Anda rentan mengalami infeksi jamur, hindari mengenakan celana ketat sintetis dan legging, berolahraga tanpa mandi setelahnya, dan meninggalkan baju renang basah selama berjam-jam. Antibiotik juga bisa menjadi pemicu karena bisa membunuh bakteri yang baik di dalam vagina yang membuat ragi, konsumsi probiotik untuk membalikkan efeknya.

·         Keputihan Ada darah di dalamnya
Bercak antara periode menstruasi sangat umum ketika Anda minum pil KB. Ada cairan cokelat setelah periode Anda. Ini disebabkan darah kering.

Jika di keputihan ada darahnya, jangan khawatir. Jika itu terus-menerus kunjungi dokter kandungan Anda agar bisa memilih kontrasepsi lain. Selain itu dokter juga bisa melihat kemungkinan polip, fibroid, peradangan serviks dan infeksi.

Jika Anda tak minum pil, coba cek siapa tahu Anda meninggalkan tampon. Kemudian telepon dokter untuk mengetes kondisi Anda.

·         Keputihan Cairan kuning
Selain tak berbau, apakah Miss V Anda gatal, sakit, atau bau tak sedap? Jika iya, konsultasilah dengan dokter kandungan. Ini bisa karena gonore, klamidia, atau infeksi panggul.

Catatan, warna yang Anda lihat pada pakaian dalam Anda belum tentu warna cairan Anda karena teroksidasi dan berubah warna karena udara. Jika celana Anda terlihat kuning tapi cairan jernih atau seperti susu, jangan panik.

·         Keputihan Hijau keabu-abuan dan berbusa
Selain cairan yang terlihat aneh, bakteri vaginosis bisa disertai bau amis dan sensasi terbakar. Ini umum, infeksi ringan mudah diobati dengan krim resep atau pil. Meskipun Anda tak nyaman, Anda akan merasa lebih baik dalam beberapa hari.

Ini lebih tebal dibanding normal
Cairan yang berlebihan merupakan efek samping dari IUD, iritasi vagina bisa menghasilkan cairan lebih banyak.

Jika zona Miss V gatal, mungkin karena infeksi jamur. Penyebab umum lainnya dari cairan tebal adalah kehamilan. Jumlah cairan Anda bervariasi dari bulan ke bulan, tergantung pada keseimbangan hormon.

·         Keputihan Seperti air
Cairan yang encer menunjukkan infeksi herpes yang disebabkan luka terbuka di dalam vagina. Anda mungkin merasa tidak nyaman dan cairan lebih banyak dari biasanya.

Keputihan dapat terjadi dari berbagai segi faktor, misalnya keputihan terjadi akibat sekresi atau rangsangan seksual, sebelum dan sesudah menstruasi atau reaksi dari pemakaian obat sebagai detoksifikasi pengeluaran racun dan faktor psikologis seperti stress. Keputihan yang terjadi pada wanita dibedakan menjadi 2 macam yakni keputihan yang tidak normal dan keputihan yang normal.

Penyebab keputihan dengan lendir warna putih dan bau amis kurang sedap
Anda mengalami masalah keputihan dengan gejala seperti warna putih agak ke abu-abuan dan baunya amis setelah melakukan hubungan seksual, hal ini disebabkan karena vaginosis bakteri. Jika Anda mengalami ini, maka cara mengobati keputihan pada wanita adalah dengan menggunakan antibiotik alami. Keputihan seperti ini merupakan salah satu jenis keputihan yang tergolong masih normal.

Keputihan yang disertai rasa gatal-gatal

Jika Anda merasakan lendir dengan warna putih dan juga encer atau kental, penyebab keputihan ini adalah akibat parasit dan serangan jamur. Masalah keputihan pada wanita yang seperti ini biasanya paling umum dialami oleh wanita. Untuk cara mengobati keputihan ini maka Anda bisa membeli obat antijamur di toko apotek terdekat. Obat antijamur yang digunakan juga khusus untuk daerah kewanitaan saja.

Lendir  keputihan dengan warna hijau, kuning serta berbusa
Jika Anda mempunyai masalah keputihan dengan lendir yang keluar warnanya hijau maka Anda terkena serangan infeksi tirkomoniasis. Penyebab dari keputihan ini adalah karena parasit. Disaat Anda sedang terkena parasit ini, maka lendir yanf keluar adalah putih, vagina biasanya akan mengalami peradangan terjadi dengan kronis dan disertai dengan gatal dan juga panas. Jika hal ini dibiarkan maka infeksi yang terjadi pada vagina ini akan bisa mengganggu kesehatan leher rahim dan selaput dari liang Anda. Dan segeralah obati dengan menggunakan Metronidazol, dan sejenis dari antibiotik.

Nyeri keputihan yang terjadi sampai pendarahan
Disaat Anda sedang menderita keputihan yang bisa menyebabkan rasa pinggul sakit bahkan disaat Anda sedang buang air kecil atau akan berdarah saat Anda sedang melakukan hubungan seksual. Hal ini disinyalir bahwa Anda menderita gonore atau klamida. Hal ini bisa disebabkan akibat dari terjadinya infeksi. Jika hal ini tidak segera diobati, maka infeksi ini pada akhirnya akan menyebar pada menuju ke arah bagian rahim, bagian saluran indung telur, rongga perut dan bisa menyebabkan terjadinya peradangan dibagian selaput rongga perut.

Keputihan yang banyak ditakuti oleh para wanita di dunia adalah keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal bercirikan, seperti :
·         Cairan keputihan yang keluar dapat berupa cairan yang kekuning-kuningan
·         Timbul rasa gatal dan panas di sekitar organ kewanitaan
·         Organ kewanitaan menimbulkan bau tidak seda
·         Keputihan membuat rasa tidak nyaman

Cara mengatasi dan mengobati keputihan pada wanita adalah ;
·         Bersihkanlah selalu organ intim Anda. Sebaiknya bersihkan dengan menggunakan pembersih yang tidak akan mengganggu kestabilan dari pH di vagina Anda.
·         Anda bisa menggunkan produk pembersih yang terbuat dari bahan susu. Produk yang terbuat dari bahan susu ini akan membantu menjaga keseimbangan pH dan unutk meningkatkan flora serta bakteri yang tidak baik agar bisa ditekan.
·         Cara mengobati keputihan dengan mengeringkan vagina setelah mandi atau cebok dan membersihkan vagina sebelum Anda menggunakan pakaian Anda.
·         Cara mengobati keputihan dengan menggunakan pakaian yang selalu kering.
·         Cara mengobati keputihan dengan mengganti pembalut secara rutin dan teratur setiiap 4 jam sekali.
·         Jika Anda sedang stres, maka ambillah waktu libur atau Anda bisa berekreasi dan bisa meditasi untuk membuat pikiran Anda lebih rileks.

Keputihan menjadi momok yang cukup menakutkan bagi banyak kaum wanita. Karena keputihan hampir dialami oleh banyak wanita di seluruh dunia. Keputihan dapat menyebabkan rasa yang tidak nyaman bagi wanita selain menganggu aktivitas sehari-hari juga berdampak buruk pada terganggunya hubungan seksual dengan pasangan.

Cara Mengobati Keputihan Pada Wanita yang mudah beserta pencegahannya:
1.       Hindarilah penggunaan sabun ataupun obat pembersih vagina yang banyak menggunakan bahan kimia seperti obat-obat pembersih yang dijual bebas dipasaran dengan berbagai merk, karena cairan kimia yang terkandung didalamnya bisa mengubah keasaman normal vagina sehingga dapat menimbulkan infeksi.
2.       Gunakan air bersih untuk membasuh atau membilas vagina usai baung air, jangan selalu menggunakan tissue untuk membersihkan vagina.
3.       Hindarilah penggunaan celana yang ketat, usahakan memakai celana yang agak longgar agar udara bisa masuk. Sebaiknya menggunakan celana dari bahan katun yang dapat menyerap keringat dengan mudah.
4.       Batasi atau mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang menggunakan banyak tambahan gula, minuman bersoda seperti soft drink dan alkohol. Karena hal ini dapat menyebabkan peningkatan pertumbuhan jamur candida.
5.       Biasakanlah membasuh vagina dari depan ke belakang hal ini bertujuan untuk mencegah masuknya bakteri dan kuman dari anus.
6.       Konsumsi makanan dan minuman yang memiliki kandungan gizi yang lengkap dan hindari konusmsi buah yang menyebabkan keputihan seperti nanas, dan mentimun.
7.       Perbanyaklah mengkonsumsi bawang putih, hal ini di percaya karena bawang putih mempunyai kandungan jamur alami.
8.       Jangan menggunakan pembalut atau pantyliner yang berbau wangi, karena dapat menyebankan iritasi pada vagina.
Semoga Bermanfaat.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget